Demonstran meneriakkan slogan saat berlangsungnya KTT G20, di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. Para pengunjuk rasa menggelar aksi protes dengan tidak mengenakan busana dan tubuhnya dicat dengan berbagai warna bendera peserta G20. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Demonstran meneriakkan slogan saat berlangsungnya KTT G20, di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. Ratusan ribu pemrotes anti-kapitalis dan lainnya berbondong-bondong memenuhi ibukota Argentina, Buenos Aires protes KTT G20. REUTERS/Andres Martinez Casares

Demonstran meneriakkan slogan saat berlangsungnya KTT G20, di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. Para pengunjuk rasa nekat menorobos keamanan yang diberlakukan oleh pemerintah, termasuk penutupan transportasi umum di sebagian besar kota tersebut. REUTERS/Andres Martinez Casares

Demonstran meneriakkan slogan saat berlangsungnya KTT G20, di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. Pertemuan G20 yang terdiri dari 19 negara ekonomi dunia akan dilaksanakan pada Kamis (29/11) dan Jumat (30/11). REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Demonstran meneriakkan slogan saat berlangsungnya KTT G20, di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. Pertemuan G20 terjadi seiring ketegangan tumbuh antara China dan Amerika Serikat (AS) atas masalah perdagangan, konflik antara Rusia dan Ukraina meningkat, dan tekanan bertambah untuk membuat Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menjelaskan pembunuhan penulis Jamal Khashoggi. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Sejumlah pengunjuk rasa melakukan aksi protes dengan bertelanjang dada dan mengecat tubuhnya dengan sejumlah warna bendera saat berlangsungnya KTT G20, di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins