Senin, 10 Desember 2018

Ekspresi terdakwa Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola Zulkifli, saat mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Zumi Zola divonis 6 tahun pidana penjara dan denda pidana Rp 500 juta dengan subsider 3 bulan penjara. TEMPO/Imam Sukamto

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Zumi Zola menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Majelis hakim sebelumnya menyatakan Zumi terbukti bersalah karena menerima gratifikasi dan menyuap anggota DPRD Provinsi Jambi. ANTARA/Sigid Kurniawan

Terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi, Zumi Zola menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Menurut hakim, Zumi menerima gratifikasi senilai Rp 37,4 miliar, US$ 173 ribu dan Sing$ 100 ribu dan 1 unit mobil Toyota Alphard.TEMPO/Imam Sukamto

Ekspresi terdakwa kasus suap dan gratifikasi Provinsi Jambi, Zumi Zola saat mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Hakim menyatakan Zumi terbukti menyuap anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dengan total Rp 16,34 miliar. TEMPO/Imam Sukamto

Ekspresi terdakwa kasus suap dan gratifikasi Provinsi Jambi, Zumi Zola usai mengikuti sidang pembacaan amar putusan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK, yakni 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. TEMPO/Imam Sukamto