Haidar Darwish menari dalam pertunjukan di bar komunitas gay, Silverfuture di Berlin, Jerman, 8 Juli 2018. Darwish merupakan pengungsi akibat perang Suriah yang kini menetap di Jerman. REUTERS/Alessia Cocca

Haidar Darwish menari dalam pertunjukan di bar komunitas gay, Silverfuture di Berlin, Jerman, 8 Juli 2018. Darwish meninggalkan Suriah dua tahun lalu karena peperangan yang berkecamuk sejak 2011. REUTERS/Alessia Cocca

Haidar Darwish (tengah) menari dalam pertunjukan di bar Silverfuture di Berlin, Jerman, 8 Juli 2018. Darwish tidak pernah menari di negaranya, namun di Jerman ia bekerja sebagai penari penghibur yang sering tampil di sejumlah bar gay. REUTERS/Alessia Cocca

Haidar Darwish mencoba hiasan kepala di flatnya di Berlin, Jerman, 13 Juli 2018. Kebebasan seksual bukanlah alasan utama Darwish mengungsi dari negaranya, namun kini ia menemukan kehidupan yang lebih baik. REUTERS/Alessia Cocca

Haidar Darwish bekerja di butik Brunos di Berlin, Jerman, 24 Juli 2018. Selain menjadi penari, Darwish juga bekerja di butik pakaian khusus pria gay. REUTERS/Alessia Cocca

Haidar Darwish berdiri di depan tembok yang dipenuhi memoar di kamarnya di Berlin, Jerman, 13 Juli 2018. Lebih dari satu juta orang datang ke Jerman sebagai pencari di bawah kebijakan pintu terbuka Kanselir Angela Merkel sejak 2015. REUTERS/Alessia Cocca