Psikolog dan pemerhati anak Seto Mulyadi atau Kak Seto (depan) memberi motivasi kepada anak-anak terdampak bencana di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 13 Desember 2018. Motivasi itu diberikan agar kreativitas anak-anak tetap dapat berkembang meskipun dalam suasana yang terbatas karena terdampak bencana. ANTARA/Basri Marzuki

Psikolog dan pemerhati anak Seto Mulyadi atau Kak Seto (kanan) memberi motivasi kepada anak-anak terdampak bencana di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (13/12/2018). Motivasi itu diberikan agar kreativitas anak-anak tetap dapat berkembang meskipun dalam suasana yang terbatas karena terdampak bencana. ANTARA/Basri Marzuki

Seorang anak terdampak bencana membawa bunga saat acara "One Day for Children" di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 13 Desember 2018. Dalam acara itu diserahkan pula bantuan Tabungan Sosial Anak (TASA) kepada 1.311 anak, bantuan sosial Pondok Ceria Anak untuk 250 anak, Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga (TEPAK) untuk 420 anak, Peksos Goes to School untuk 1.450 anak, dan pemberian 1.000 paket bantuan kepada anak. ANTARA/Basri Marzuki

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos Nahar (kedua dari kiri) menyerahkan penghargaan kepada salah seorang wakil lembaga sosial saat acara "One Day for Children" di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis, 13 Desember 2018. Kemensos memberikan penghargaan kepada 20 lembaga sosial yang telah membantu pemulihan anak-anak di Palu, Sigi, dan Donggala pascabencana 28 September 2018. ANTARA/Basri Marzuki