Ratusan korban bencana tsunami bertahan di lokasi pengungsian di lapangan fulsal di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, jadi salah satu wilayah yang terdampak tsunami di Selat Sunda. TEMPO/Subekti.

Pengungsi bencana tsunami bertahan di sebuah lapangan fulsal yang dijadikan posko pengungsian Kementerian Sosial di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Infeksi saluran pernapasan atau ISPA merupakan penyakit yang paling banyak diderita pengungsi tsunami Selat Sunda di posko ini. TEMPO/Subekti.

Pengungsi bencana tsunami bertahan di sebuah lapangan fulsal yang dijadikan posko pengungsian Kemensos di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Selain ISPA, penyakit lainnya yang ditangani tim kesehatan adalah hipertensi, peradangan lambung, sakit kepala dan lain-lain. TEMPO/Subekti.

Pengungsi bencana tsunami bertahan di sebuah lapangan fulsal yang dijadikan posko pengungsian Kemensos di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Hingga Selasa, 25 Desember 2018, posko ini menampung 135 keluarga dengan 552 jiwa TEMPO/Subekti.

Pengungsi bencana tsunami bertahan di sebuah lapangan fulsal yang dijadikan posko pengungsian Kemensos di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Hingga Senin sore, jumlah korban jiwa mencapai 373 orang, 1.459 orang luka-luka dan 128 orang masih dinyatakan hilang. TEMPO/Subekti.

Pengungsi bencana tsunami bertahan di sebuah lapangan fulsal yang dijadikan posko pengungsian Kemensos di Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Hingga Senin sore, jumlah korban jiwa mencapai 373 orang, 1.459 orang luka-luka dan 128 orang masih dinyatakan hilang. TEMPO/Subekti.