Vincen (kedua kiri) salah seorang pengungsi korban tsunami meneteskan air mata saat mengikuti Kebaktian Natal di Gereja Pantekosta Rahmat, di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Kebaktian Natal itu diikuti jemaat yang sebagian besar merupakan warga yang sedang mengungsi akibat bencana tsunami yang melanda Selat Sunda, pada Sabtu (23/12), yang berjumlah 125 orang. ANTARA

Pendeta VK Siwi Margaretha memimpin Kebaktian Natal Kebaktian Natal di Gereja Pantekosta Rahmat, di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. Kebaktian Natal yang digelar dalam suasana duka itu mengambil tema Rencana Tuhan Tidak Ada Yang Gagal. ANTARA

Suasana Kebaktian Natal yang diikuti jemaat yang mayoritas merupakan korban tsunami, di Gereja Pantekosta Rahmat, di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. REUTERS

Jemaat yang mayoritas merupakan korban tsunami, mengikuti Kebaktian Natal di Gereja Pantekosta Rahmat, di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018. REUTERS

Pendeta VK Siwi Margaretha memimpin Kebaktian Natal Kebaktian Natal yang diikuti jemaat yang mayoritas merupakan korban tsunami, di Gereja Pantekosta Rahmat, di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa, 25 Desember 2018.