Seorang anak menaiki wahana pasar malam yang rusak di hantam tsunami di kawasan Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu, 26 Desember 2018. Pasar Malam tersebut menjadi salah satu tempat yang sedang ramai dikunjungi warga saat tsunami menerjang wilayah tersebut pada Sabtu Malam, 22 Desember 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

Wahana bianglala atau kincir angin masih berdiri di pasar malam terdampak tsunami di Kampung Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu, 26 Desember 2018. Tsunami datang saat pasar ini masih dibuka dan ramai pengunjung. TEMPO/M Taufan Rengganis

Warga berada di sekitar wahana pasar malam yang rusak dihantam tsunami di Kampung Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu, 26 Desember 2018. Saat tsunami datang semua orang panik dan lari pontang-panting. TEMPO/M Taufan Rengganis

Warga berada di sekitar wahana pasar malam yang rusak dihantam tsunami di Kampung Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu, 26 Desember 2018. Seorang pria dan anaknya meninggal dunia karena tsunami di pasar malam ini. TEMPO/M Taufan Rengganis

Warga mencari barang-barang yang dapat digunakan di antara puing-puing pasar malam yang rusak dihantam tsunami di Kampung Sumur, Pandeglang, Banten, Rabu, 26 Desember 2018. Sulitnya akses menuju Kecamatan Sumur mengakibatkan lambatnya bantuan serta proses evakuasi korban bencana. TEMPO/M Taufan Rengganis

Anak-anak menaiki wahana pasar malam yang rusak dihantam tsunami di Kampung Sumur, Pandeglang, Banten, 26 Desember 2018. Kecamatan Sumur menjadi salah satu daerah yang terdampak tsunami Selat Sunda cukup parah dan menyebabkan ribuan warga harus mengungsi. TEMPO/M Taufan Rengganis