Presiden Kiyomura Co, Kiyoshi Kimura, pengelola restoran Sushi Zanmai, saat berpose untuk memotong tuna sirip biru seberat 278 kg saat lelang ikan di Tokyo, Japan, January 5, 2019. Ikan tuna tersebut dihargai dengan tawaran 333.600.000 yen atau Rp 43,8 miliar. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Presiden Kiyomura Co, Kiyoshi Kimura (tengah), pengelola restoran Sushi Zanmai, memotong tuna sirip biru seberat 278 kg saat lelang ikan di Tokyo, Japan, January 5, 2019. Harga ikan tuna ini memecahkan rekor dua kali lipat dari harga tuna pada 2013. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Ekspresi Presiden Kiyomura Co, Kiyoshi Kimura, pengelola restoran SushiZanmai, usai memotong tuna sirip biru seberat 278 kg saat lelang ikan di Tokyo, Japan, January 5, 2019. Acara lelar ini digelar setelah tahun baru di pasar ikan Toyosu, setelah pasar ikan populer Tsukiji ditutup tahun lalu. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Seorang pegawai restoran SushiZanmai, menunjukan potongan ikan tuna sirip biru seberat 278 kg saat lelang ikan di Tokyo, Japan, January 5, 2019. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Ekspresi Presiden Kiyomura Co, Kiyoshi Kimura, pengelola restoran SushiZanmai, memakan ikan tuna sirip biru seberat 278 kg saat lelang ikan di Tokyo, Japan, January 5, 2019. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Seorang warga mengambil gambar potongan ikan tuna sirip biru seberat 278 kg seharga 333,6 juta yen atau setara Rp 43,8 miliar saat lelang ikan di Tokyo, Japan, January 5, 2019. REUTERS/Kim Kyung-Hoon