Anak-anak bermain di tumpukan pasir beracun di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Pasir dan tanah itu mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau limbah B3. TEMPO/M Taufan Rengganis

Anak-anak bermain di tumpukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Pasir itu mengandung limbah padat dari industri pemurnian minyak goreng atau Spent Bleaching Earth (SBE). TEMPO/M Taufan Rengganis

Seorang anak menggenggam tumpukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Ketua RW 7 Kelurahan Marunda, Jana Didi, mengatakan limbah B3 tersebut digunakan warga untuk menguruk lahan mereka yang hendak mendirikan bangunan. TEMPO/M Taufan Rengganis

Anak-anak bermain di tumpukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan tujuh titik gundukan material diduga limbah B3 di sekitar kawasan Rusun Marunda pada akhir Desember 2018. TEMPO/Faisal

Pengendara motor melewati gundukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. Gundukan limbah tersebut tersebar di dalam kawasan Rusun Marunda dan di dekat SDN Marunda 02, Jalan Marunda Pulo, RT3 RW7, Kelurahan Marunda. TEMPO/M Taufan Rengganis

Penduduk berjalan melewati gundukan pasir yang mengandung limbah di sekitar Rumah Susun Marunda, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis