Rizky Kuncara Manik berpose di kediamannya di Yogyakarta. Bocah berusia10 tahun merupakan abdi dalem cilik di Keraton Yogyakarta. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Rizky Kuncara Manik bersiap menjalani tugas sebagai abdi dalem cilik di Keraton Yogyakarta. Pamor Rizky sebagai abdi dalem cilik rupanya telah kesohor bagi pelancong yang menyambangi keraton. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Seperti abdi dalem umumnya, Rizky juga memiliki ajian keris. Ia pernah diberi keris oleh seorang kolektor. Rizky juga memegang keris yang disebut warisan Gusti Prabu. Keris itu acap disematkan di punggungnya saat ia mengenakan busana beskap dan jarik yang lengkap. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Rizky yang masih duduk di kelas 4 sekolah dasar itu, menjalani perannya sebagai abdi dalem setiap akhir pekan yaitu, Sabtu dan Minggu. Ia didampingi sang kakek, Suyat yang telah menjadi abdi dalem selama 40 tahun. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Rizky bertugas di bagian pewayangan. Bahkan, pada usia 10 tahun, ia sudah fasih melafalkan tokoh pewayangan lengkap dengan latar ceritanya. TEMPO/Francisca Christy Rosana

Rizki telah akrab dengan lingkungan keraton sejak berusia 18 bulan. Obrolannya dengan para abdi dalem sepuh pun nyambung. Seakan, tak ada batas pemisah antara anak usia 10 tahun dan 'tiyang sepuh' di atas 50-an tahun. TEMPO/Francisca Christy Rosana