Seorang tentara membantu anggota tim penyelamat di Sungai Paraopeba ketika mereka mencari korban jebolnya bendungan tailing milik perusahaan tambang Brasil Vale SA, di Brumadinho, Brasil, 5 Februari 2019. REUTERS/Adriano Machado

Seorang tentara membantu anggota tim penyelamat di Sungai Paraopeba ketika mereka mencari korban jobelnya bendungan tailing milik perusahaan tambang Brasil Vale SA, di Brumadinho, Brasil, 5 Februari 2019. REUTERS/Adriano Machado

Anggota tim penyelamat terus mencari korban jebolnya bendungan tailing milik perusahaan tambang Brasil Vale SA di Sungai Paraopeba, di Brumadinho, Brasil, 5 Februari 2019. REUTERS/Adriano Machado

Anggota tim penyelamat duduk di atas kapal di Sungai Paraopeba ketika mereka mencari korban jebolnya bendungan tailing milik perusahaan tambang Brasil Vale SA, di Brumadinho, Brasil 4 Februari 2019. REUTERS/Adriano Machado

Petugas penyelamat mencari korban jebolnya bendungan tailing milik perusahaan tambang Brasil Vale SA, di Brumadinho, Brasil, 2 Februari 2019. REUTERS/Adriano Machado

Seorang tentara membantu anggota tim penyelamat di Sungai Paraopeba ketika mereka mencari korban jebolnya bendungan tailing milik perusahaan tambang Brasil Vale SA, di Brumadinho, Brasil, 5 Februari 2019. REUTERS/Adriano Machado