Orang-orang menjarah toko elektronik saat menggelar aksi protes pada kepemerintahan dan Presiden Haiti di Port-au-Prince, Haiti, 12 Februari 2019. Para pengunjuk rasa menuntut presiden Jovenel Moise untuk mengundurkan diri. REUTERS/Jeanty Junior Augustin

Orang-orang menjarah toko elektronik saat menggelar aksi protes pada kepemerintahan dan Presiden Haiti di Port-au-Prince, Haiti, 12 Februari 2019. Para demonstran meluapkan kemarahannya karena meningkatnya harga berbagai kebutuhan dan juga korupsi. REUTERS/Jeanty Junior Augustin

Petugas kepolisian memberhentikan seorang pelaku penjarahan saat menggelar aksi protes pada kepemerintahan dan Presiden Haiti di Port-au-Prince, Haiti, 12 Februari 2019. Kelompok oposisi menyerukan protes setelah laporan pengadilan yang menyatakan bahwa para pejabat dan mantan menteri telah menyalahgunakan pinjaman pembangunan dari Venezuela ke Haiti setelah tahun 2008. REUTERS/Jeanty Junior Augustin

Sejumlah pengunjuk rasa menjarah barang milik pengendara sepeda motor yang melintas di Port-au-Prince, Haiti, 12 Februari 2019. Haiti adalah negara termiskin di Karibia dan 60 persen penduduknya hidup dengan biaya kurang dari USD 2 sehari. REUTERS/Jeanty Junior Augustin

Seorang pengunjuk rasa menjarah barang dagangan di Port-au-Prince, Haiti, 11 Februari 2019. REUTERS/Jeanty Junior Augustin

Petugas kepolisian memeriksa sebuah toko usai dijarah oleh para pengunjuk rasa di Port-au-Prince, Haiti, 11 Februari 2019. REUTERS/Jeanty Junior Augustin