Tersangka dihadirkan saat rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Selasa, 9 April 2019. Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus perdagangan orang jaringan Maroko, Turki, Suriah dan Arab Saudi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) memberikan keterangan dalam rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 9 April 2019. Dalam kasus tersebut, polisi meringkus delapan tersangka. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Sejumlah barang bukti ditampilkan dalam rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 9 April 2019. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak menuturkan, total lebih dari 1.000 warga negara Indonesia menjadi korban dari kelompok ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka dihadirkan saat rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 9 April 2019. Para tersangka menggunakan modus menjanjikan korban pekerjaan di luar negeri dengan penghasilan tinggi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Sejumlah korban yang menggunakan topeng, dihadirkan saat rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 9 April 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Seorang korban yang menggunakan topeng, memberikan keterangan dalam rilis pengungkapan tindak pidana perdagangan orang di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 9 April 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W