Dua tersangka pengaturan skor, Priyanto alias Mbah Pri dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih digelandang Tim Satgas Antimafia Bola menuju mobil tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Berkas perkara kasus mafia bola telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum (JPU). TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka pengaturan skor, Mansyur Lestaluhu digelandang Tim Satgas Antimafia Bola menuju mobil tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Tim Satgas Antimafia Bola menyerahkan enam tersangka dugaan pengaturan skor kepada Kejaksaan Negeri Banjarnegara untuk diproses lebih lanjut. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka pengaturan skor, Anik Yuni Artikasari digelandang Tim Satgas Antimafia Bola menuju mobil tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Nama-nama tersangka yang akan dilimpahkan ke JPU di antaranya Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari, Tjan Lin Eng alias Johar, Dwi Ryanto alias Mbah Putih, Nutul Safarid, dan Manshur Lestaluhu. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tersangka pengaturan skor, Dwi Riyanto alias Mbah Putih digelandang Tim Satgas Anti Mafia Bola menuju mobil tahanan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Ketua Media Tim Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono didampingi Pihak Kejaksaan Banjarnegara, memberikan keterangan dalam konferensi pers pelimpahan tersangka kasus pengaturan skor, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W