Warga mengamuk, merusak dan berusaha membakar kantor Pos Lanal Pusong, Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh, Rabu malam, 17 April 2019. Aksi kemarahan ini dipicu pengakuan warga yang anak diduga telah dipukul oleh seorang petugas TNI AL pos tersebut. ANTARA/Rahmad

Warga mengamuk, merusak dan berusaha membakar kantor Pos Lanal Pusong, Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh, Rabu malam, 17 April 2019. Petugas diduga menegur seorang anak yang memanjat pagar Pos Lanal. ANTARA/Rahmad

Petugas melepaskan tembakan ke udara untuk meredakan amukan warga yang merusak kantor Pos Lanal Pusong, Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh, Rabu, 17 April 2019. Aksi warga berakhir reda setelah aparat keamanan melepas puluhan tembakan ke udara, satu orang warga dan satu petugas Kepolisian luka-luka dalam peristiwa itu. ANTARA/Rahmad

Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menunjukkan surat suara kepada para saksi saat dilakukan perhitungan lanjutan di TPS bersebelahan dengan Pos Lanal Pusong di Desa Pusong Baru, Lhokseumawe, Aceh, Kamis, 18 April 2019. Sebanyak 9 TPS sempat menghentikan perhitungan suara karena amuk massa di Pos Lanal Pusong. ANTARA/Rahmad

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak (kiri) berbincang dengan anggota KPPS di TPS terdampak kericuhan amukan massa Pos Lanal Pusong, di Desa Pusong Baru, Lhokseumawe, Aceh, Kamis, 18 April 2019. Kapolda Aceh melihat langsung kondisi keamanan berangsur kondusif di 9 TPS yang melakukan perhitungan suara lanjutan. ANTARA/Rahmad

Anggota KPPS menunjukkan surat suara kepada para saksi saat dilakukan perhitungan lanjutan di TPS bersebelahan dengan Pos TNI AL Pusong di Desa Pusong Baru, Lhokseumawe, Aceh, Kamis, 18 April 2019. ANTARA/Rahmad