Tentara dari Batalion ke-2, Resimen Kerajaan Kanada, bersama petugas pemadam kebakaran berusaha mengevakuasi warga yang tertimpa musibah banjir di Maugerville, New Brunswick, Kanada, 22 April 2019. Courtesy Lance Wade/Canadian Armed Forces/DND/Handout via REUTERS

Tentara dari Batalion ke-2, Resimen Kerajaan Kanada, menyisiri rumah-rumah warga saat mengevakuasi warga yang tertimpa musibah banjir di Maugerville, New Brunswick, Kanada, 22 April 2019. Banjir tersebut telah merendam sejumlah wilayah di Kanada sejak 20 April kemaren. Courtesy Lance Wade/Canadian Armed Forces/DND/Handout via REUTERS

Tentara dari Batalion ke-2, Resimen Kerajaan Kanada, menggunakan kendaraan berat mengevakuasi warga yang tertimpa musibah banjir di Maugerville, New Brunswick, Kanada, 22 April 2019. Dalam bencana banjir tersebut, setidaknya lebih dari 1.000 rumah tenggelam akibat banjir. Courtesy Lance Wade/Canadian Armed Forces/DND/Handout via REUTERS

Tentara dari Batalion ke-2, Resimen Kerajaan Kanada, menggunakan kendaraan berat mengevakuasi warga yang tertimpa musibah banjir di Maugerville, New Brunswick, Kanada, 22 April 2019. Mayoritas penduduk yang paling banyak terkena dampak banjir adalah pemukiman di sebelah selatan ibu kota Quebec, termasuk 500 rumah terendam di kota Sainte-Marie. Courtesy Lance Wade/Canadian Armed Forces/DND/Handout via REUTERS

Tentara dari Batalion ke-2, Resimen Kerajaan Kanada, menggunakan kendaraan berat dengan ditemani petugas pemadam kebakaran yang menggunakan perahu karet saat evakuasi warga yang tertimpa musibah banjir di Maugerville, New Brunswick, Kanada, 22 April 2019. Courtesy Lance Wade/Canadian Armed Forces/DND/Handout via REUTERS

Tentara dari Batalion ke-2, Resimen Kerajaan Kanada, menggunakan kendaraan berat dengan ditemani petugas pemadam kebakaran yang menggunakan perahu karet saat evakuasi warga yang tertimpa musibah banjir di Maugerville, New Brunswick, Kanada, 22 April 2019. Courtesy Lance Wade/Canadian Armed Forces/DND/Handout via REUTERS