Warga berjalan di atas lumpur yang menggenang di Desa Genting, Kecamatan Bang Haji, Bengkulu Tengah, Kamis 2 Mei 2019. Pasca banjir bandang pada Jumat (26/04/2019), daerah di desa tersebut terendam lumpur setinggi 30 - 50 cm dan mengakibatkan warga mengungsi. ANTARA FOTO/David Muharmansyah

Warga berjalan di atas lumpur yang menggenang di Desa Genting, Kecamatan Bang Haji, Bengkulu Tengah, Kamis 2 Mei 2019. Pasca banjir bandang pada Jumat (26/04/2019), daerah di desa tersebut terendam lumpur setinggi 30 - 50 cm dan mengakibatkan warga mengungsi. ANTARA FOTO/David Muharmansyah

Warga melihat rumah yang ambruk karena diterjang banjir bandang di Desa Genting, Kecamatan Bang Haji, Bengkulu Tengah, Kamis 2 Mei 2019. Pasca banjir bandang pada Jumat (26/04/2019), daerah di desa tersebut terendam lumpur setinggi 30 - 50 cm dan mengakibatkan warga mengungsi. ANTARA FOTO/David Muharmansyah

Petugas dengan alat berat bersama warga membersihkan lumpur yang menggenang di Desa Genting, Kecamatan Bang Haji, Bengkulu Tengah, Kamis 2 Mei 2019. Pasca banjir bandang pada Jumat (26/04/2019), daerah di desa tersebut terendam lumpur setinggi 30 - 50 cm dan mengakibatkan warga mengungsi. ANTARA FOTO/David Muharmansyah

Sejumlah siswa membersihkan halaman sekolah yang penuh lumpur pasca banjir di SMPN 16 Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, Rabu 1 Mei 2019. Pasca banjir yang melanda pada Sabtu (27/04/2019) sejumlah sekolah di daerah tersebut terendam lumpur setinggi 30 - 50 cm dan diliburkan sementara waktu dan proses belajar dipindahkan ke tempat alternatif seperti balai desa dan masjid. ANTARA FOTO/David Muharmansyah

Sejumlah siswa membersihkan ruangan kelas yang penuh lumpur pasca banjir di SMPN 16 Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, Rabu 1 Mei 2019. Pasca banjir yang melanda pada Sabtu (27/04/2019) sejumlah sekolah di daerah tersebut terendam lumpur setinggi 30 - 50 cm dan diliburkan sementara waktu dan proses belajar dipindahkan ke tempat alternatif seperti balai desa dan masjid. ANTARA FOTO/David Muharmansyah