Foto yang diambil dari media sosial pada 3 Mei 2019 ini menunjukkan seekor bayi ular piton bermata tiga ditemukan di Darwin, Australia. Ular bermata tiga itu ditemukan di pinggiran jalan tol di Kota Darwin, Tertori Utara. Northern Territory Department of Tourism and Culture/via REUTERS

Foto yang diambil dari media sosial pada 3 Mei 2019 ini menunjukkan seekor bayi ular piton bermata tiga ditemukan di Darwin, Australia. Hasil X-ray menunjukkan bahwa mata tambahan pada bagian kepala atas bayi ular piton itu bukan hasil dari dua kepala yang disatukan, tetapi merupakan malformasi alami. Northern Territory Department of Tourism and Culture/via REUTERS

Foto yang diambil dari media sosial pada 3 Mei 2019 ini menunjukkan seekor bayi ular piton bermata tiga ditemukan di Darwin, Australia. Menurut ilmuwan, penyebab keanehan pada bayi ular piton ini diyakini bukan karena faktor lingkungan. Namun hampir dipastikan sebagai kejadian alami karena faktor cacat yang relatif sering terjadi pada hewan reptil. Northern Territory Department of Tourism and Culture/via REUTERS

Foto yang diambil dari media sosial pada 3 Mei 2019 ini menunjukkan seekor bayi ular piton bermata tiga ditemukan di Darwin, Australia. Dengan kelainan bentuk kepala, bayi ular piton ini kesulitan makan, sehingga tak dapat bertahan hidup lama. Beberapa minggu setelah penemuan, bayi ular piton yang diberi nama Monty Python itu tewas. Northern Territory Department of Tourism and Culture/via REUTERS