Penduduk desa Muslim membawa seorang jenazah Mohamed Salim Fowzul Ameer, yang meninggal dalam serangan massa Anti-Muslim di sebuah masjid untuk dimakamkan di Kottaramulla, Sri Lanka, 14 Mei 2019. Diketahui bahwa Mohamed Salim Fowzul Ameer tewas usai ditebas oleh pelak Anti-Muslim. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Penduduk desa Muslim membawa jenazah Mohamed Salim Fowzul Ameer, yang meninggal dalam serangan massa, di sebuah masjid saat akan dimakamkan di Kottaramulla, Sri Lanka 14 Mei 2019. Massa Anti-Muslim melakukan penyerangan usai 3 minggu aksi pemboman di Gereja pada hari Paskah lalu. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Penduduk desa Muslim membawa jenazah Mohamed Salim Fowzul Ameer, yang meninggal dalam serangan massa, di sebuah masjid saat akan dimakamkan di Kottaramulla, Sri Lanka 14 Mei 2019. Beberapa rumah ibadah dan toko milik kaum Muslim telah dirusak atau dibakar yang mengakibatkan seorang pria Muslim telah ditebas. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Penduduk desa Muslim melihat jenazah Mohamed Salim Fowzul Ameer, yang meninggal dalam serangan massa, di sebuah masjid saat akan dimakamkan di Kottaramulla, Sri Lanka 14 Mei 2019. Ketegangan menjadi semakin meningkat sejak militan menyerang Gereja dan hotel pada hari Minggu Paskah, yang menewaskan lebih dari 250 orang. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Penduduk desa Muslim memakamkan Mohamed Salim Fowzul Ameer, yang meninggal dalam serangan massa, di sebuah masjid Kottaramulla, Sri Lanka 14 Mei 2019. REUTERS/Dinuka Liyanawatte