Gaelle Dule Asheri (tengah), menggiring bola saat berusaha melewati lawannya saat berlatih pertama kali bersama pelatih profesional di Rails Foot Academy (RFA) di Yaounde, Kamerun, 4 Mei 2019. REUTERS/Zohra Bensemra

Ida Daniela Pouadjeu (kiri), bersama rekan-rekannya melakukan pemanasan saat mengikuti latihan sepakbola di Rails Foot Academy di Yaounde, Kamerun, 2 Mei 2019. REUTERS/Zohra Bensemra

Sejumlah pemain sepakbola wanita U17 melakukan latihan bersama pelatih profesional di Rails Foot Academy (RFA), Yaounde, Kamerun, 1 Mei 2019. REUTERS/Zohra Bensemra

Gaelle Dule Asheri, 17 tahun, bersiap-siap melakukan latihan sepakbola bersama pelatih profesional di Rails Foot Academy (RFA), di Yaounde, Kamerun, 1 Mei 2019. REUTERS/Zohra Bensemra

Emmanuel Eteme Biolo, pelatih sepakbola wanita U17, memberikan instruksi pada pemainnnya saat waktu istiraha saat pertandingan di Rail Foot Academy di Yaounde, Kamerun, 4 Mei 2019. REUTERS/Zohra Bensemra

Gaelle Dule Asheri, 17 tahun, bermain sepakbola bersama teman-temannya di dekat rumahnya di Yaounde, Kamerun, 3 Mei 2019. REUTERS/Zohra Bensemra