Graffiti anti-ekstradisi terlihat di tiang-tiang gedung markas polisi, setelah rapat umum menjelang KTT G20, mendesak masyarakat internasional untuk mendukung tuntutan mereka agar pemerintah mencabut tagihan ekstradisi, di Hong Kong, Cina 27 Juni 2019. REUTERS/Tyrone Siu

Graffiti anti-ekstradisi terlihat di tiang-tiang gedung markas polisi, setelah rapat umum menjelang KTT G20, mendesak masyarakat internasional untuk mendukung tuntutan mereka agar pemerintah mencabut tagihan ekstradisi, di Hong Kong, Cina 27 Juni 2019. REUTERS/Tyrone Siu

Graffiti anti-ekstradisi terlihat di tiang-tiang gedung markas polisi, setelah rapat umum menjelang KTT G20, mendesak masyarakat internasional untuk mendukung tuntutan mereka agar pemerintah mencabut tagihan ekstradisi, di Hong Kong, Cina 27 Juni 2019. REUTERS/Tyrone Siu

Petugas berdiri di dekat tembok yang terdapat Graffiti anti-ekstradisi di gedung markas polisi, setelah rapat umum menjelang KTT G20, mendesak masyarakat internasional untuk mendukung tuntutan mereka agar pemerintah mencabut tagihan ekstradisi, di Hong Kong, Cina 27 Juni 2019. REUTERS/Tyrone Siu

Petugas berjalan di dekat tembok yang telah dicoret-coret di gedung markas polisi, setelah rapat umum menjelang KTT G20, mendesak masyarakat internasional untuk mendukung tuntutan mereka agar pemerintah mencabut tagihan ekstradisi, di Hong Kong, Cina 27 Juni 2019. REUTERS/Tyrone Siu

Petugas berjalan di dekat tembok yang telah dicoret-coret setelah rapat umum menjelang KTT G20, mendesak masyarakat internasional untuk mendukung tuntutan mereka agar pemerintah mencabut tagihan ekstradisi, di Hong Kong, Cina 27 Juni 2019. REUTERS/Tyrone Siu