Aktivis perempuan berdemonstrasi menuntut dihapusnya aksi kekejaman terhadap banteng di Pamplona, Spanyol, Jumat, 5 Juli 2019. Aksi ini diikuti para aktivis pemerhati hak-hak binatang satu hari sebelum dimulainya festival San Fermin. REUTERS/Susana Vera

Sejumlah aktivis berbaring dalam demonstrasi menuntut dihapusnya pertunjukan adu banteng menjelang festival tahunan San Fermin di Pamplona, Spanyol, Jumat, 5 Juli 2019. Mereka berbaring di dalam tanda yang menyimbolkan tubuh banteng sebagai korban di lokasi kejahatan. REUTERS/Susana Vera

Aktivis mengenakan tombak palsu dalam demo menuntut dihapusnya kekejaman terhadap banteng dalam festival tahunan San Fermin di Pamplona, Spanyol, Jumat, 5 Juli 2019. Festival ini menampilkan pertunjukan tradisional adu banteng serta kegiatan berlari bersama banteng di jalanan kota. REUTERS/Susana Vera

Aktivis mengenakan tanduk palsu dalam demo menuntut dihapusnya kekejaman terhadap banteng dalam festival tahunan San Fermin di Pamplona, Spanyol, Jumat, 5 Juli 2019. Demo ini diikuti oleh puluhan aktivis yang hanya mengenakan celana dalam. REUTERS/Susana Vera

Tiruan tanduk banteng dan tombak penusuk banteng ditunjukkan dalam demo menuntut dihapusnya kekejaman terhadap banteng dalam festival tahunan San Fermin di Pamplona, Spanyol, Jumat, 5 Juli 2019. Aksi ini diorganisir oleh organisasi AnimalNaturalis. REUTERS/Susana Vera

Aktivis menunjukkan poster tuntutan dalam demo menuntut dihapusnya kekejaman terhadap banteng dalam festival tahunan San Fermin di Pamplona, Spanyol, Jumat, 5 Juli 2019. Festival bersejarah ini berlangsung selama sepekan dan menarik lebih dari satu juta pengunjung. REUTERS/Susana Vera