Sejumlah petugas melihat kondisi helikopter B206L4 PKCDV milik PT Carpediem Air rute Labuan Bajo-Lombok yang jatuh di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Ahad, 14 Juli 2019. Helikopter itu jatuh di luar pagar Bandara Internasional Lombok. Kementerian Perhubungan

Sejumlah petugas melihat kondisi helikopter B206L4 PKCDV milik PT Carpediem Air rute Labuan Bajo-Lombok di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Ahad, 14 Juli 2019. Berdasarkan laporan yang diterima otoritas penerbangan, helikopter terakhir kali melakukan kontak dengan tower saat mengarah ke runway 31, pada pukul 14.02 WITA dan diberikan ijin mendarat oleh ATC yang bertugas. Sesaat kemudian pada pukul 14.03 WITA pesawat tersebut jatuh. ANTARA/Basarnas NTB

Sejumlah petugas melihat kondisi helikopter B206L4 PKCDV milik PT Carpediem Air rute Labuan Bajo-Lombok di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Ahad, 14 Juli 2019. Helikopter yang dipiloti Capt. Kustiyadi ini mengangkut tiga penumpang warga negara asing, yaitu Luka Marie (Jerman), Nicholas Alexander (Inggris) serta Donoso Lillo (Cile). ANTARA/Basarnas NTB

Warga melihat kondisi helikopter B206L4 PKCDV milik PT Carpediem Air rute Labuan Bajo-Lombok di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Ahad, 14 Juli 2019. Tiga penumpang yang mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Praya, Lombok. Foto: Kementerian Perhubungan