Warga bersama anggota TNI membersihkan tumpahan minyak (Oil Spill) yang tercecer di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. Sejumlah desa terkena dampak tumpahan minyak milik PT Pertamina, salah satunya Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Karawang, Jawa Barat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Warga membersihkan tumpahan minyak (Oil Spill) yang tercecer di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. Mereka bekerja keras untuk mengumpulkan pasir yang mengandung minyak ke dalam karung. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Warga membersihkan tumpahan minyak (Oil Spill) yang tercecer di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. Pasir yang tercemar minyak tersebut dikumpulkan dan akan dipindahkan ke pabrik penyimpanan limbah B3 untuk dimusnahkan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Warga memindahkan karung berisi pasir yang mengandung minyak di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. Selanjutnya, karung-karung berisi pasir berminyak itu dibawa dengan sepeda motor ke pabrik penyimpanan limbah B3. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Warga membawa karung berisi pasir yang pasir yang tercemar tumpahan minyak mentah (Oil Spill) di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan Insiden bermula saat pengeboran sumur reaktivasi YYA-1. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Foto udara saat warga membersihkan tumpahan minyak mentah (Oil Spill) di Pantai Desa Cemara Jaya, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 1 Agustus 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W