Orang-orang berdoa ketika mereka menyaksikan patung kertas raksasa dewa Cina "Da Shi Ye" atau "Dewa Penjaga Hantu" terbakar selama Festival Hantu Lapar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 3 Agustus 2019. Dalam tradisi Cina, festival ini akan dirayakan selama sebulan. REUTERS/Lim Huey Teng

Kertas dilemparkan ke arah patung kertas raksasa dewa "Da Shi Ye" atau "Dewa Penjaga Hantu" selama Festival Hantu Lapar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 3 Agustus 2019. Selama bulan ketujuh kalender Cina, para Hantu dipercaya turun ke bumi. REUTERS/Lim Huey Teng

Orang-orang berdoa saat patung kertas raksasa dewa "Da Shi Ye" atau "Dewa Penjaga Hantu" terbakar selama Festival Hantu Lapar di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 3 Agustus 2019. Pada bulan hantu ini dipercaya semua pintu neraka dibuka dan roh yang sudah meninggal akan keluar mengunjungi bumi selama satu bulan. REUTERS/Lim Huey Teng

Kursi deretan terdepan dibiarkan kosong untuk "hantu", saat penampilan Opera Cina dalam Festival Hantu Lapar di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat, 2 Agustus 2019. Saat festival ini para arwah disediakan berbagai sesajen dan pertunjukan hiburan. REUTERS/Lim Huey Teng

Orang-orang berdoa di klenteng saat perayaan Festival Hantu Lapar di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat, 2 Agustus 2019. REUTERS/Lim Huey Teng