Baran Hadizadeh, seorang pengendara sepeda motor wanita mengendarai sepeda motornya di luar Teheran, Iran 7 Agustus 2019. Baran adalah salah satu generasi pembalap motorcross wanita pertama di Iran dan menjadi inspirasi bagi banyak gadis Iran saat ini. Nazanin Tabatabaee/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Baran Hadizadeh, seorang pengendara sepeda motor wanita mengenakan sarung tangan motor di luar Teheran, Iran 7 Agustus 2019. Wanita berusia 30 tahun dari Isfahan, Iran selatan ini, telah menetapkan standar yang sedikit lebih tinggi bagi wanita Iran untuk terlibat dalam olahraga yang didominasi pria, balap motor. Nazanin Tabatabaee/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Baran Hadizadeh, seorang pengendara sepeda motor wanita mengendarai sepeda motor sportnya di Teheran, Iran 7 Agustus 2019. Di Iran, wanita mengendarakan sepeda motor di jalanan termasuk hal yang ilegal. Nazanin Tabatabaee/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Baran Hadizadeh, seorang pengendara sepeda motor wanita, bersiap mengendarai sepeda motor sportnya di Teheran, Iran 7 Agustus 2019. Bagi Baran, mengikuti olahraga motor cross membutuhkan fisik yang kuat, dimana Baran mengharuskannya mengunjungi gym tiga hingga empat hari seminggu. Nazanin Tabatabaee/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Baran Hadizadeh, berdandan menjelang berkendara dengan sepeda motor besarnya di Teheran, Iran 7 Agustus 2019. Walau tetap menjaga kecantikannya, Baran sangat menyukai sejumlah olahraga, seperti Voli, basket, renang, karate, hiking, dan hingga Baran memutuskan untuk serius di bidang olahraga Motor Cross. Nazanin Tabatabaee/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Seorang pria pengendara sepeda motor mengabadikan dengan ponselnya, Baran Hadizadeh, saat berkendara dengan sepeda motor besarnya di Teheran, Iran 7 Agustus 2019. Nazanin Tabatabaee/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS