Seketaris Jenderal Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia, Ratu Tisha Destria berpose dengan jaket Timnas Indonesia di Cikarang, Bekasi, Kamis, 16 November 2017. Tisha merupakan perempuan pertama yang menjadi Sekjen PSSI. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, berpose di kantor PSSI, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Juli 2017. Wanita kelahiran 30 Desember 1985 ini sudah menggemari sepak bola dari remaja, bahkan membentuk dan memanajeri tim sepak bola saat ia SMA. TEMPO/Nurdiansah

Kecintaan Tisha terhadap sepak bola berlanjut hingga ke bangku kuliah dengan menjadi Pengurus tim sepak bola Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia juga mendirikan LabBola, penyedia data analisis di dunia olahraga. TEMPO/M Taufan Rengganis

Tisha terpilih sebagai sekretaris jenderal PSSI periode 2017-2020, setelah menyingkirkan 29 kandidat lainnya. Seblum menjadi Sekjen PSSI, Dia pernah menjabat Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelora Trisula Semesta, perusahaan operator kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016. Dok TEMPO/M Iqbal Ichsan

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (kiri), didampingi Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria tiba untuk pemeriksaan terkait laporan pengaturan skor pertandingan sepak bola di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Nama Tisha diperbincangkan setelah disoraki oleh suporter PSM Makassar pada final Piala Indonesia 2019. TEMPO/Subekti

Tisha mengunggah fotonya di Instagram saat menghadiri Kongres FIFA. Meski disoraki di pertandingan, Tisha tetap mengucapkan selamat kepada PSM Makassar dan berterimakasih kepada semua pihak yang menjaga ketertiban. Instagram/@Ratu.tisha