Dua pengunjung mengamati koleksi Museum Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Agustus 2019. Setu Babakan telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya Betawi melalui Peraturan Gubernur nomor 9 tahun 2000. ANTARA

Pengunjung mengamati replika golok raksasa koleksi Museum Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Agustus 2019. Setelah terbitnya Pergub tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempersiapkan Setu Babakan menjadi kawasan istimewa bernuansa budaya Betawi. ANTARA

Pengunjung mengamati koleksi Museum Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Agustus 2019. Setu Babakan juga menjadi salah satu destinasi wisata edukasi mengena kebudayaan Betawi di Jakarta. ANTARA

Pengunjung memotret koleksi Museum Budaya Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Agustus 2019. Museum tersebut, menyimpan sejumlah koleksi seperti benda-benda antik, lukisan dan sejumlah perlengkapan adat. ANTARA

Warga beraktivitas di kawasan replika perkampungan tempo dulu di Zona C Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Agustus 2019. Secara keseluruhan, Perkambungan Budaya Betawi Setu Babakan memiliki luas 289 hektar yang dibagi menjadi lima zona. ANTARA

Warga melintasi replika perkampungan tempo dulu di Zona C Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Agustus 2019. Lima zona di Setu Babakan, yaitu zona embrio yang berisi bangunan awal kampung budaya Setu Babakan, zona A, zona B menjadi tempat produksi batik, zona C terdiri dari pulau dengan replika perkampungan Betawi, dan zona perkembangan. ANTARA