Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. Dalam aksi ini massa meminta Mahkamah Agung menindaklanjuti hasil pansus DPRK Simeule atas kasus video asusila yang diduga dilakukan oleh Bupati Simeulue Erli Hasim. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. Bupati Simeulue Erli Hasyim diduga melakukan perbuatan tercela alias Amoral dalam adegan video mesra yang viral di media sosial kurang lebih dua pekan lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. Demo yang digawangi HIMAS Jakarta ini, merupakan tindak lanjut aksi unjuk rasa masyrakat Simeulue yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Pejabat Amoral (Gempar) dikantor DPRK Simeulue pada 29 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Simeulue (HIMAS) Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat