Siswa Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) Marinir terjun dari pesawat Cassa saat Latihan dan Praktik Keparaan di atas udara wilayah Lanudal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Seluruh prajurit pasukan khusus Korps Marinir TNI AL atau Intai Amfibi (Taifib) harus memiliki kemampuan tempur dan intelijen "Tri Media", baik itu darat, laut dan udara. ANTARA

Siswa Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) Marinir duduk di dalam pesawat Cassa sebelum melakukan penerjunan saat Latihan dan Praktik Keparaan di atas udara wilayah Lanudal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Untuk bisa menguasai kemampuan tempur tiga media tersebut, maka calon prajurit pasukan khusus terpilih harus mengikuti Pendidikan Intai Amfibi atau Diktaifib, di Sekolah Khusus Marinir Pusat Pendidikan Infantri (Sesus Mar Pusdikif) Kodikmar. ANTARA/M Risyal Hidayat

Siswa Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) Marinir melakukan 'ground training' saat Latihan dan Praktik Keparaan di Lanudal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Salah satu kemampuan yang diasah dalam Diktaifib adalah melakukan infiltrasi (penyusupan) dari udara. ANTARA/M Risyal Hidayat

Siswa Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) Marinir memasang kacamata saat Latihan dan Praktik Keparaan di Apron Shelter Skuadron 600 Wing Udara 1, Lanudal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Para prajurit diwajibkan mampu melaksanakan tugas operasi khusus dengan infiltrasi melalui udara, baik secara perseorangan maupun tim dari ketinggian 8.000 kaki. ANTARA/M Risyal Hidayat

Sejumlah siswa Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) Marinir mengamati rekannya dalam Latihan dan Praktek Keparaan di Apron Shelter Skuadron 400 Wing Udara 1, Lanudal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. . Latihan terjun (Keparaan) mengacu pada materi latihan teknik spotting, terjun bebas ketepatan mendarat, terjun bebas kerja sama di udara serta combat free fall. ANTARAM Risyal Hidayat

Sejumlah brevet terjun bebas "Accelerated Free Fall (AFF)" yang akan disematkan pada siswa Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) Marinir disiapkan usai berakhirnya Latihan dan Praktek Keparaan atau Wing Day di Apron Shelter Skuadron 400 Wing Udara 1, Lanudal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Angkatan ke-XLIV pendidikan ini diikuti sekitar 34 prajurit yang terdiri dari perwira, bintara dan tamtama. ANTARA/M Risyal Hidayat