Tersangka dihadirkan saat rilis pengungkapan kasus Mafia Tanah dan Apartemen Fiktif di Polda Metro Jaya, Kamis, 22 Agustus 2019. Polisi berhasil menangkap delapan tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti surat jual beli tanah dan apartemen, miniatur apartemen, brosur apartemen dan bukti pembayaran penjualan tanah, kerugian dari kasus tersebut hingga ratusan miliar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Tersangka dihadirkan saat rilis pengungkapan kasus Mafia Tanah dan Apartemen Fiktif di Polda Metro Jaya, Kamis, 22 Agustus 2019. Polisi berhasil menangkap delapan tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti surat jual beli tanah dan apartemen, miniatur apartemen, brosur apartemen dan bukti pembayaran penjualan tanah, kerugian dari kasus tersebut hingga ratusan miliar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Tersangka dihadirkan saat rilis pengungkapan kasus Mafia Tanah dan Apartemen Fiktif di Polda Metro Jaya, Kamis, 22 Agustus 2019. Polisi berhasil menangkap delapan tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti surat jual beli tanah dan apartemen, miniatur apartemen, brosur apartemen dan bukti pembayaran penjualan tanah, kerugian dari kasus tersebut hingga ratusan miliar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menunjukkan barang bukti sertifikat tanah asli dan palsu saat rilis pengungkapan kasus Mafia Tanah dan Apartemen Fiktif di Polda Metro Jaya, Kamis, 22 Agustus 2019. Polisi berhasil menangkap delapan tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti seperti surat jual beli tanah dan apartemen, miniatur apartemen, brosur apartemen dan bukti pembayaran penjualan tanah, kerugian dari kasus tersebut hingga ratusan miliar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Suasana saat rilis pengungkapan kasus Mafia Tanah dan Apartemen Fiktif di Polda Metro Jaya, Kamis, 22 Agustus 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W