Wali Kota Solo, Joko Widodo alias Jokowi (kiri) dan Wakilnya Hadi Rudyatmo berpose di atas mobil Esemka Rajawali kepada wartawan saat pers tour di sejumlah media di Jakarta, 26 Februari 2012. Mobil ini merupakan hasil rakitan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang bekerja sama dengan institusi serta industri dalam negeri dan beberapa perusahaan nasional yang dijadikan mobil dinas Wali Kota Solo dan wakilnya. Dok. TEMPO/Andry Prasetyo

Wali Kota Solo Jokowi saat menguji mobil dinas Wali Kota dengan nomor polisi AD 1 A bermerek "Kiat Esemka" buatan siswa SMK 2 Solo dan Kiat Motor, di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin, 2 Januari 2011. Murid SMK itu membuat mobil di bawah bimbingan Sukiyat, Pemilik Bengkel Kiat di Klaten. Dok. TEMPO/Ukky Primartantyo

Dua mobil Esemka tipe Rajawali yang pernah digunakan sebagai kendaraan dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta terparkir di gedung Solo Technopark, Selasa, 10 Februari 2015. Perjalanan Esemka berawal di masa pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga diproduksi massal di era Jokowi. TEMPO/Ahmad Rafiq

Wali Kota Solo, Jokowi, sedang menyaksikan proses uji emisi mobil Esemka Rajawali di ruang uji Balai Termodinamika Motor dan Sistem Propulsi (BTMP), Tangerang, Banten, Senin, 27 Februari 2012. Penggunaan mobil Esemka sebagai mobil dinas Jokowi dan Rudy hanya berlangsung dua hari karena belum ada kelengkapan surat-suratnya. Dok. Tempo/Andry Prasetyo

Walikota Solo, Jokowi (kedua dari kanan) memberikan pengarahan kepada sejumlah siswa SMK N 2 Surakarta di Bengkel Otomotif sekolah tersebut, 2 Maret 2012. Meski mobil rakitan mereka tidak lolos uji emisi, namun Jokowi berpesan harus tetap semangat, jangan menyerah dan mengajak para siswa untuk memperbaiki lagi sampai lolos uji. Dok. Tempo/Andry Prasetyo

Presiden Jokowi (kanan) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) mengamati salah satu produk mobil keluaran pabrik mobil Esemka saat meresmikan pabrik mobil PT. Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 6 September 2019. Tujuh tahun berlalu, kini pabrik mobil Esemka dengan nilai investasi sebesar Rp 600 miliar tersebut dapat memproduksi mobil mencapai 18 ribu unit per tahun atau 1.500 unit per bulan. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho