Demonstran memegang bendera Irak ketika mereka ikut ambil bagian dalam aksi protes atas pengangguran, korupsi dan layanan publik yang buruk, di Baghdad, Irak, 2 Oktober 2019. Unjuk rasa berskala nasional adalah bentuk kemarahan publik terbesar terhadap pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi yang nyaris genap setahun. REUTERS/Thaier al-Sudani

Seorang demonstran memperlihatkan tabung gas air mata bekas dan sejumlah selongsong peluru yang telah digunakan oleh pasukan keamanan Irak selama protes di Baghdad, Irak 2 Oktober 2019. Aksi demo selama tiga hari di Irak telah menewaskan sekitar 31 orang dan lebih dari 1.000 orang luka-luka. REUTERS/Thaier al-Sudani

Demonstran berusaha melemparkan tabung gas air mata yang telah ditembakkan oleh pasukan keamanan Irak saat terjadinya aksi protes atas pengangguran, korupsi dan layanan publik yang buruk, di Baghdad, Irak 2 Oktober 2019. REUTERS/Thaier al-Sudani

Demonstran berkumpul saat menggelar aksi protes anti-pemerintah di Baghdad, Irak 3 Oktober 2019. REUTERS/Alaa al-Marjani

Seorang demonstran berlari di antara ban yang dibakar saat terjadinya aksi protes pada pemerintah di Baghdad, Irak 3 Oktober 2019. REUTERS/Wissm al-Okili

Seorang demonstran memegang bendera Irak sebagai protes atas pengangguran, korupsi dan layanan publik yang buruk, di Baghdad, Irak 2 Oktober 2019. REUTERS/Khalid al-Mousily