Nelayan melintas di sekitar lokasi terdampak tumpahan minyak (Oil Spill) dari sumur Pertamina Hulu Energi Off Shore North West Java (PHE ONWJ) di Pesisir Pantai Bungin, Karawang, Jawa Barat, Senin, 7 Oktober 2019. Menurut Ketua Tim Penanganan Dampak Eksternal Pertamina Hulu Energi ONWJ Rifky Efendy, pihak perusahaan menyiapkan dana kompensasi tahap awal sebesar Rp18,54 milliar kepada warga terdampak di Karawang. ANTARA

Sejumlah warga terdampak tumpahan minyak mentah mengumpulkan data pencairan dana kompensasi dari Pertamina untuk diverifikasi ulang di Kantor Desa Sedari, Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Rabu, 11 September 2019. Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java melakukan pencairan dana kompensasi tahap awal sebesar Rp 900 ribu per warga setiap bulan. ANTARA

Sejumlah warga terdampak tumpahan minyak mentah antre untuk memverifikasi ulang data pencairan dana kompensasi dari Pertamina di Kantor Desa Sedari, Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Rabu, 11 September 2019. Sebanyak Rp 18,54 miliar kepada 10.271 warga terdampak tumpahan minyak mentah sumur YYA-1 yang telah terverifikasi. Kompensasi tersebut dicairkan melalui tabungan Bank BNI, BRI dan Mandiri. ANTARA

Petugas mengumpulkan ceceran tumpahan minyak mentah di Pantai Sedari, Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Selasa, 10 September 2019. Pertamina menyatakan prioritas utama penanganan tumpahan minyak mentah di pesisir karawang adalah memastikan keselamatan tim dan masyarakat. ANTARA

Petugas mengumpulkan limbah tumpahan minyak (Oil Spill) dari sumur Pertamina Hulu Energi Off Shore North West Java (PHE ONWJ) di Pesisir Pantai Bungin, Karawang, Jawa Barat, Senin, 7 Oktober 2019. ANTARA