Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengelus kepala anaknya yang tidur tengkurap di perutnya, di Singapura, akhir 2017. Momen itu terekam dalam sebuah foto sesaat setelah Novel menjalani operasi mata untuk kesekian kali. Istimewa

Penyidik KPK Novel Baswedan menaiki kursi roda di sebuah rumah sakit di Singapura, pada 2017. Novel menjalani sejumlah operasi mata di Singapura akibat disiram air keras oleh dua orang tak dikenal di dekat rumahnya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017. Istimewa

Penyidik KPK Novel Baswedan ditemani kerabat saat dirawat di sebuah RS di Singapura, pada 2017. Serangan dengan air keras itu mengenai kedua mata dan merusak mata kirinya. Istimewa

Penyidik KPK Novel Baswedan dijenguk kerabat saat dirawat di sebuah RS. Hingga 2,5 tahun, kasus penyiraman air keras itu belum juga terungkap, bahkan sejumlah pemilik akun Twitter malah menuding adanya rekayasa dalam penyerangan Novel. Istimewa

Penyidik KPK Novel Baswedan dijenguk kerabat saat dirawat di sebuah RS. Laporan medis Novel Baswedan dari Klinik Eye & Retina Surgeons, Singapura, pada 26 Mei 2017 menegaskan ada luka bakar ringan sampai sedang akibat zat kimia pada wajah dan kelopak mata yang telah dirawat. Istimewa