Presiden Joko Widodo saat Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada ahli waris Prof M Sardjito di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Prof M Sardjito adalah dokter yang menjadi Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Pada masa perang kemerdekaan, ia ikut serta dalam proses pemindahan Institut Pasteur di Bandung ke Klaten. TEMPO/Subekti.

Presiden Joko Widodo saat Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada ahli waris Abdul Kahar Moezakir di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Abdul Kahar Moezakir Tokoh Islam yang pernah menjadi anggota Dokuritsu Zunby Tyoosakai (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Abdul Kahar Muzakir adalah Rektor Magnificus yang dipilih Universitas Islam Indonesia untuk pertama kali dengan nama STI selama 2 periode 1945 - 1948 dan 1948 - 1960. TEMPO/Subekti.

Presiden Joko Widodo saat Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada ahli waris KH Masykur di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 November 2019. KH Masykur adalah Menteri Agama Indonesia pada tahun 1947-1949 dan tahun 1953-1955. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI tahun 1956-1971 dan anggota Dewan Pertimbangan Agung pada tahun 1968. TEMPO/Subekti.

Presiden Joko Widodo saat Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada ahli waris Alexander Andries (AA) Maramis di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Alexander Andries (AA) Maramis adalah pejuang kemerdekaan Indonesia. Dia pernah menjadi anggota BPUPKI dan KNIP. Ia juga pernah menjadi Menteri Keuangan Indonesia dan merupakan orang yang menandatangani Oeang Republik Indonesia pertama. TEMPO/Subekti.

Presiden Joko Widodo saat Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada ahli waris Ruhana Kudus di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Ruhana Kudus adalah wartawan Indonesia. Pada 1911, Ruhana mendirikan sekolah Kerajinan Amai Setia di Koto Gadang. Sembari aktif di bidang pendidikan yang disenanginya, Ruhana menulis di surat kabar perempuan, Poetri Hindia. TEMPO/Subekti.

Presiden Joko Widodo saat Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019 kepada ahli waris Sultan Himayatuddin di Istana Negara, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Sultan Himayatuddin tak sekedar menjabat sebagai Sultan, melainkan juga sosok pejuang gerilyawan yang menentang penjajahan Belanda di wilayah Kesultanan Buton. Semasa berkuasa dua periode, Sultan Buton ke-20 (1752-1755) dan ke-23 (1760-1763) itu, Himayatuddin hanya menghabiskan waktunya, menentang dan melawan kekuasaan pemerintah Belanda. TEMPO/Subekti.