Pesepak bola Tim Garuda Indonesia Amputee Football (INAF) bersiap untuk berlatih di Lapangan RS Dr Suyoto di Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Indonesia kini memiliki induk organisasi sepak bola bagi penyandang disabilitas fisik, Indonesia Amputee Football atau Garuda INAF yang didirikan pada 2 Maret 2018 yang digagas oleh Yudi Yahya (32) yang sekarang menjadi Ketua Indonesia Amputee Football (INAF). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Pelatih Tim Garuda Indonesia Amputee Football (INAF) Tomo mengawasi para pemainnya berlatih di Lapangan RS Dr Suyoto di Jakarta, Sabtu 12 Oktober 2019. Saat ini Tim Garuda INAF telah berdiri selama satu tahun, tapi masih banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, mulai dari fasilitas dan prasarana penunjang latihan yang tidak sesuai standar, hingga latihan yang menggunakan dana swadaya dari kocek masing-masing anggotanya. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Pesepak bola Tim Garuda Indonesia Amputee Football (INAF) berlatih di Lapangan RS Dr Suyoto di Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Meski tanpa bantuan dari pemerintah Tim Garuda INAF telah memiliki berbagai prestasi. Saat ini Garuda INAF sudah menjadi bagian dari World Amputee Football Organisation atau WAFO. Pada Juni 2018, tim amputasi sepak bola Indonesia berhasil meraih kemenangan pada pertandingan persahabatan dengan tim Malaysia. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Pesepak bola Tim Garuda Indonesia Amputee Football (INAF) berlatih di Lapangan RS Dr Suyoto di Jakarta, Sabtu 12 Oktober 2019. Saat ini Tim Garuda INAF yang dilatih oleh dua orang pelatih dari kalangan non-disabilitas dan pelatih disabilitas ini sedang berlatih keras untuk mengikuti kompetisi Piala Dunia pada 2020 yang akan berlangsung di Miami, Florida. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Pesepak bola Tim Garuda Indonesia Amputee Football (INAF) berlatih di Lapangan RS Dr Suyoto di Jakarta, Sabtu 12 Oktober 2019. Komitmen rutin berlatih setiap satu kali dalam seminggu setiap Sabtu pagi menjadi salah satu modal Tim Garuda INAF untuk membangun kekompakan dan kesolidan tim, termasuk guna menghadapi piala dunia tersebut. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Salah satu kaki palsu milik pesepak bola Tim Garuda Indonesia Amputee Football (INAF) di Lapangan RS Dr Suyoto di Jakarta, Sabtu 12 Oktober 2019. Tim Garuda INAF ingin membuktikan bahwa meski memiliki keterbatasan fisik tapi mereka memiliki semangat juang untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah international. Melalui prestasi yang diraih, tim Garuda INAF terus memperjuangkan hak-hak mereka dalam dunia olahraga. Keterbatasan fisik bukan penghalang bagi mereka untuk mengibarkan Merah Putih di tiang tertinggi. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA