Seorang demonstran anti pemerintah di lingkungan Universitas Politeknik Hong Kong usai unjuk rasa di Hong Kong, 19 November 2019. Puluhan demonstran anti pemerintah masih bertahan di dalam kampus Universitas Politeknik Hong Kong walaupun dikepung oleh polisi. REUTERS/Adnan Abidi

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah tertidur di parkiran bawah tanah saat menunggu kesempatan untuk melarikan diri di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) di Hong Kong, 20 November 2019. Para pengunjuk rasa melarikan diri dari Universitas Politeknik Hong Kong melalui selokan bawah tanah. REUTERS/Adnan Abidi

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah tertidur di parkiran bawah tanah saat menunggu kesempatan untuk melarikan diri di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) di Hong Kong, 20 November 2019. Para pengunjuk rasa mengatakan sekitar 50 orang masih bertahan di dalam kampus. REUTERS/Adnan Abidi

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah tertidur di parkiran bawah tanah saat menunggu kesempatan untuk melarikan diri di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) di Hong Kong, 20 November 2019. Lebih dari 1.000 orang telah ditangkap dan ratusan terluka dirawat di rumah sakit saat terjadinya bentrokan. REUTERS/Adnan Abidi

Sejumlah pengunjuk rasa anti-pemerintah menunggu dibawa kerumah sakit saat berada di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) di Hong Kong, 19 November 2019. REUTERS/Adnan Abidi

Demonstran anti-pemerintah tertidur di parkiran bawah tanah saat menunggu kesempatan untuk melarikan diri di Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU) di Hong Kong, 20 November 2019. REUTERS/Thomas Peter