Warga menaiki perahu untuk melewati akses antar desa yang tenggelam di Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 Desember 2019. Banjir merendam tiga kecamatan dengan ketinggian air sampai 170 cm. TEMPO/Prima Mulia

Warga menggendong anaknya keluar dari perkampungan di Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 Desember 2019. Hujan selama empat jam lebih membuat Sungai Citarum dan anak-anak sungainya langsung meluap. TEMPO/Prima Mulia

Sejumlah buruh pabrik melewati Jalan Raya Banjaran, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 Desember 2019. Akibat banjir, akses kota kabupaten di ruas jalan provinsi putus di Baleendah dan Dayeuhkolot. TEMPO/Prima Mulia

Warga meniti pagar saat rumahnya terendam banjir di Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 Desember 2019. TEMPO/Prima Mulia

Kaum ibu dan anak-anak menempati posko pengungsi di Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 Desember 2019. Untuk sementara jumlah pengungsi di desa ini mencapai 124 jiwa dan jika hujan kembali mengguyur diperkirakan pengungsi akan terus bertambah. TEMPO/Prima mulia

Warga mulai menempati posko pengungsi di Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu, 18 Desember 2019. Kaum wanita, lansia, dan anak-anak diprioritaskan tinggal di posko pengungsi. TEMPO/Prima mulia