Wisatawan asing membawa seekor penyu hijau (Chelonia mydas) untuk dilepasliarkan di Pantai Kuta, Bali, 20 Desember 2019. TEMPO/Johannes P. Christo

Wisatawan membasahi penyu hijau (Chelonia mydas) sebelum dilepasliarkan di Pantai Kuta, Bali, 20 Desember 2019. Sebanyak 6 ekor penyu hijau hasil sitaan upaya penyelundupan di Kabupaten Buleleng, Bali pada 18 Desember lalu dilepasliarkan kembali ke laut dengan melibatkan para wisatawan sebagai upaya kampanye penyelamatan penyu di pulau dewata. TEMPO/Johannes P. Christo

Seekor penyu hijau (Chelonia mydas) berjalan menuju laut saat dilepasliarkan oleh petugas dan wisatawan di Pantai Kuta, Bali, 20 Desember 2019. Sebanyak 6 ekor penyu hijau hasil sitaan upaya penyelundupan di Kabupaten Buleleng, Bali pada 18 Desember lalu dilepasliarkan kembali ke laut dengan melibatkan para wisatawan sebagai upaya kampanye penyelamatan penyu di pulau dewata. TEMPO/Johannes P. Christo

Wisatawan membasahi penyu hijau (Chelonia mydas) sebelum dilepasliarkan di Pantai Kuta, Bali, 20 Desember 2019. Sebanyak 6 ekor penyu hijau hasil sitaan upaya penyelundupan di Kabupaten Buleleng, Bali pada 18 Desember lalu dilepasliarkan kembali ke laut dengan melibatkan para wisatawan sebagai upaya kampanye penyelamatan penyu di pulau dewata. TEMPO/Johannes P. Christo

Wisatawan berupaya mendorong penyu hijau (Chelonia mydas) ke air laut saat proses pelepasliaran di Pantai Kuta, Badung, Bali, Jumat 20 Desember 2019. Enam dari tujuh penyu hijau yang disita Ditpolairud Polda Bali dari upaya penyelundupan di pesisir Desa Sumberkima, Buleleng, Bali pada (18/12) tersebut dilepasliarkan ke habitatnya sedangkan seekor lainnya masih dalam penanganan tim medis dan dalam pengawasan BKSDA di tempat konservasi. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Wisatawan menyiramkan air pada penyu hijau (Chelonia mydas) saat proses pelepasliaran di Pantai Kuta, Badung, Bali, Jumat 20 Desember 2019. Enam dari tujuh penyu hijau yang disita Ditpolairud Polda Bali dari upaya penyelundupan di pesisir Desa Sumberkima, Buleleng, Bali pada (18/12) tersebut dilepasliarkan ke habitatnya sedangkan seekor lainnya masih dalam penanganan tim medis dan dalam pengawasan BKSDA di tempat konservasi. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo