Seniman tato Maram Uday merajah punggung pendemo, di Baghdad, Irak, 24 Desember 2019. Maram memberi dukungan pada para pendemo dalam aksi protes menentang korupsi pemerintah dengan memberikan tato secara gratis. REUTERS/Khalid al Mousily

Seniman tato Maram Uday merajah punggung pendemo, di Baghdad, Irak, 24 Desember 2019. Tato buatan remaja 16 tahun itu yang tak hanya sekedar indah, namun juga memiliki pesan bernada politis. REUTERS/Khalid al Mousily

Seorang pemuda memperlihatkan tato hasil buatan Maram Uday di Baghdad, Irak, 24 Desember 2019. Maram telah menggambar setidaknya 15 tato yang terkait dengan protes, termasuk tulisan "25 Oktober", ilustrasi Monumen Kebebasan, dan topeng gas yang digunakan para pengunjuk rasa.REUTERS/Khalid al Mousily

Seniman tato Maram Uday merajah punggung pendemo, di Baghdad, Irak, 24 Desember 2019. Maram datang ke Tahrir setiap pagi dengan peralatan tatonya dan bersiap merajah para kliennya yang sebelumnya telah melakukan pemesanan melalui Instagram-nya yang memiliki lebih dari 80 ribu pengikut. REUTERS/Khalid al Mousily

Seniman tato Maram Uday merajah punggung pendemo, di Baghdad, Irak, 24 Desember 2019. Aksi protes di Lapangan Tahrir yang didominasi anak muda Irak, disebut paling tangguh dan rusuh ini, belum pernah terjadi sebelumnya. Tercatat sekitar 460 orang telah tewas dan 20 ribu orang terluka. REUTERS/Khalid al Mousily

Seorang pemuda memperlihatkan tato hasil buatan Maram Uday di Baghdad, Irak, 24 Desember 2019. REUTERS/Khalid al Mousily