Seorang pria memegang foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, ketika orang-orang merayakan serangan rudal Iran ke pangkalan militer koalisi pimpinan Amerika Serikat di Irak, di Teheran, Iran, Rabu, 8 Januari 2020. Iran meluncurkan sebuah serangan rudal ke pasukan Amerika Serikat yang ada di Irak pada Rabu dinihari. Nazanin Tabatabaee/WANA

Orang-orang memegang bendera Palestina dan Iran ketika mereka merayakan di jalan setelah Iran meluncurkan rudal pada pangkalan pasukan AS di Irak, di Teheran, Iran 8 Januari 2020. Serangan Iran yang menyasar pasukan militer Amerika Serikat di Irak telah meningkatkan kekhawatiran permusuhan Amerika Serikat - Iran di Timur Tengah. Nazanin Tabatabaee/WANA

Seorang perempuan memegang foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, ketika merayakan serangan meluncurkan rudal Iran ke pasukan pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran, 8 Januari 2020. Situs reuters.com mewartakan Tehran menembakkan lebih dari selusin rudal balistik dari wilayah territorial Iran ke setidaknya dua pangkalan militer koalisi pimpinan Amerika Serikat yang ada di Irak. Nazanin Tabatabaee/WANA

Seorang lelaki mengibarkan bendera untuk merayakan peluncuran rudal Iran ke pangkalan militer koalisi pimpinan A.S di Irak, di Teheran, Iran, 8 Januari 2020. Garda Revolusi Iran mengkonfirmasi penembakan rudal-rudal itu terkait kematian Soleimani akhir pekan lalu. Nazanin Tabatabaee / WANA

Foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani dibawa orang-orang merayakan peluncuran rudal Iran ke pangkalan militer koalisi pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran 8 Januari 2020. Salah satu pangkalan militer yang jadi sasaran serangan rudal Iran adalah pangkalan udara al-Asad, yang pada Desember 2018 dikunjungi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Nazanin Tabatabaee / WANA

Seorang pria memegang foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, ketika orang-orang merayakan serangan rudal Iran ke pangkalan militer koalisi pimpinan Amerika Serikat di Irak, di Teheran, Iran, Rabu, 8 Januari 2020. Sebelumnya, Hossein Salami, Kepala Garda Revolusi Iran mengatakan pihaknya akan melakukan balas dendam atas kematian Solemani. Nazanin Tabatabaee/WANA