Pramugari Maskapai Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Siwi Widi hadir di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan menjadi saksi atas pelaporannya terkait pencemaran nama baik. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Siwi melaporkan pengguna Twitter dengan nama akun @digeeembok telah melakukan pencemaran nama baik terhadap dirinya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti (tengah) bersama kuasa hukumnya menjawab pertanyaan awak media usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Menurutnya Akun Twitter @digeeembok telah menyebut Siwi Widi sebagai gundik dari salah satu mantan Direksi PT Garuda Indonesia. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Pramugari Maskapai Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Proses pemeriksaan berjalan selama lima dan penyidik melemparkan 42 pertanyaan kepada Siwi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Siwi menduga sosok di balik akun Twitter @digeeembok berasal dari kalangan media. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Pramugari Maskapai Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti bergegas menuju mobil usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Selanjutnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memeriksa 11 saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik pramugari tersebut. TEMPO/Hilman Fathurrahman W