Petugas keamanan bandara mengenakan masker medis saat berjaga di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Indonesia terus berupaya melakukan pencegahan atas penyebaran virus Korona yang tersebar di Cina. REUTERS/Willy Kurniawan

Petugas keamanan bandara mengenakan masker medis saat berjaga di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus Korona adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia. REUTERS/Willy Kurniawan

Petugas karantina kesehatan Indonesia menunggu penumpang di titik penyaringan panas di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus Korona telah dinamakan secara teknis 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV. Sejauh ini sekitar 300 orang dinyatakan terkena virus itu. REUTERS/Willy Kurniawan

Seorang penumpang berjalan di terminal kedatangan Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Pasar makanan laut di Wuhan, yang merupakan lokasi jual-beli hewan hidup, diidentifikasikan sebagai pusat penyebaran virus. REUTERS/Willy Kurniawan

Penumpang berjalan di terminal kedatangan Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Pasar makanan laut di Wuhan, yang merupakan lokasi jual-beli hewan hidup, diidentifikasikan sebagai pusat penyebaran virus. REUTERS/Willy Kurniawan

Seorang petugas berjaga di terminal kedatangan Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus korona menjadi sorotan sebab memiliki kesamaan genetik dengan SARS yang pernah membunuh nyaris 650 orang di China dan Hong Kong pada 2002-2003. REUTERS/Willy Kurniawan