Pekerja menjemur dupa atau hio (alat sembahyang umat Budha dan Konghucu) di sebuah industri rumahan Desa Waru, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Rabu, 22 Januari 2020. Menjelang Tahun Baru Imlek 2571, perajin setempat mengaku permintaan hio melonjak. ANTARA/Aji Styawan

Pekerja menjemur dupa atau hio di sebuah industri rumahan Desa Waru, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Rabu, 22 Januari 2020. Rata-rata permintaan hio 250-350 kilogram pada bulan biasa namun melonjak menjadi sekitar satu ton sebulan menjelang Imlek. ANTARA/Aji Styawan

Pekerja menjemur dupa atau hio (alat sembahyang umat Budha dan Konghucu) di sebuah industri rumahan Desa Waru, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Rabu, 22 Januari 2020. Hio tersebut dijual seharga Rp 17.000 per kilogram. ANTARA/Aji Styawan

Perajin mengecat batang hio yang terbuat dari bahan serbuk kayu, di Medan, Selasa, 21 Januari 2020. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek permintaan hio akan terus meningkat yang dijual Rp 18.000 - Rp 250 ribu per batang tergantung ukurannya. ANTARA/Septianda Perdana

Pekerja menyelesaikan proses pembuatan hio di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 17 Januari 2020. Jelang Tahun baru Imlek permintaan hio berbahan dasar serbuk gergaji kayu di tempat tersebut meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa. ANTARA/Fauzan

Pekerja menyelesaikan proses pembuatan hio di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat, 17 Januari 2020. Jelang Tahun baru Imlek permintaan hio berbahan dasar serbuk gergaji kayu di tempat tersebut meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa. ANTARA/Fauzan