Mobil jenazah yang membawa almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah menuju Bandara Halim Perdanakusuma dari rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Pengasuh pondok pesantren Tebuireng itu meninggal dunia pada hari Ahad kemarin. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Salahuddin Wahid atau Gus Sholah menuju bandara Halim Perdanakusuma dari rumah duka di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Almarhum akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Salahuddin Wahid atau Gus Sholah menuju bandara Halim Perdanakusuma dari rumah duka di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Ulama sekaligus politikus ini meninggal dunia dalam usia 77 tahun. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Najwa Shihab (kiri) bersama ayahanda Quraish Shihab (kedua kiri) menyaksikan mobil jenazah yang mengantarkan Gus Sholah menuju bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Gus sholah meninggal pukul 20.55 WIB setelah menjalani perawatan pascaoperasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Najwa Shihab (kedua kiri) bersama ayahanda Quraish Shihab (tengah) dan suami, Ibrahim Sjarief Assegaf melawat KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Pelayat melintas di depan karangan bunga ucapan belasungkawa atas wafatnya KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. Adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga yang berada di dalam kawasan Pesantren Tebuireng, Jawa Timur. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari