Seorang penumpang melambaikan tangan sembari menggantungkan bendera Jepang bertuliskan "kekurangan obat" di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi 41 penumpang kapal pesiar itu positif mengidap virus Corona. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Penumpang berjalan-jalan di geladak kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. Ribuan penumpang terpaksa harus menetap di kapal tersebut dan menjalani proses karantina setelah seorang penumpang yang turun di Hong Kong pada Januari lalu dinyatakan positif terinfeksi Corona. Kyodo via REUTERS

Beberapa penumpang terlihat bersantai di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. Sekitar 20 orang yang sebelumnya didiagnosa positif virus corona telah diturunkan dari kapal dan dibawa ke rumah sakit untuk proses perawatan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Seorang penumpang yang mengenakan masker melakukan gerakan peregangan di kabin kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. Total lebih dari 3.700 orang dengan 2.666 penumpang dan 1.045 awak kapal saat ini masih berada di lepas pantai Jepang sejak Senin (3/2) lalu. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Seorang penumpang melambaikan bendera Amerika Serikat di kabin kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. Sekitar 428 penumpang kapal pesiar ini diantaranya merupakan warga negara Amerika Serikat. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Penumpang berjalan-jalan di geladak kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Daikoku Pier Cruise Terminal, Yokohama, Jepang, 7 Februari 2020. Kapal pesiar itu merapat di Yokohama untuk proses karantina selama dua pekan yang dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (19/2) mendatang. REUTERS/Kim Kyung-Hoon