Suasana pantai yang terlhat sepi setelah kementerian kesehatan Israel mendesak orang-orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka kecuali untuk mencari "kebutuhan dan layanan vital" dalam arahan baru dalam tindakan pencegahan terhadap coronavirus, di Tel Aviv, Israel, 17 Maret 2020. REUTERS/Corinna Kern

Perempuan berjalan di tepi Laut Mediterania setelah kementerian kesehatan Israel mendesak orang-orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka kecuali untuk mencari "kebutuhan dan layanan vital" dalam arahan baru dalam tindakan pencegahan terhadap coronavirus, di Tel Aviv, Israel, 17 Maret 2020. Jumlah pasien yang terjangkit virus corona atau COVID-19 di Israel, naik. Kementerian Kesehatan Israel pada Senin, 16 Maret 2020 melaporkan ada 48 kasus baru sehingga total pasien yang terjangkit virus corona menjadi 250 orang. REUTERS/Corinna Kern

Ayunan yang tidak dimainakn oleh anak-anak atau pengunjung di pantai di Ashkelon, Israel 17 Maret 2020. Jumlah pasien yang terjangkit virus corona atau COVID-19 di Israel, naik. Kementerian Kesehatan Israel pada Senin, 16 Maret 2020 melaporkan ada 48 kasus baru sehingga total pasien yang terjangkit virus corona menjadi 250 orang. REUTERS/Amir Cohen

Suasana pantai yang sepi setelah kementerian kesehatan Israel mendesak orang-orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka kecuali untuk mencari "kebutuhan dan layanan vital" dalam arahan baru dalam tindakan pencegahan terhadap coronavirus, di Tel Aviv, Israel 17 Maret 202. REUTERS/Corinna Kern

Suasana pantai yang terlihat sepi setelah kementerian kesehatan Israel mendesak orang-orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka kecuali untuk mencari "kebutuhan vital dan layanan" dalam arahan baru dalam tindakan pencegahan terhadap coronavirus, di Ashkelon, Israel 17 Maret 2020. REUTERS/Amir Cohen

Seorang pria duduk di sebuah gym terbuka di Laut Mediterania setelah kementerian kesehatan Israel mendesak orang-orang untuk tidak meninggalkan rumah mereka kecuali untuk mencari "kebutuhan dan layanan vital" dalam arahan baru dalam tindakan pencegahan terhadap coronavirus, di Tel Aviv, Israel 17 Maret 2020. REUTERS/Corinna Kern