Perawat berfoto bersama di Rumah Sakit Darurat penanggulangan virus corona Huoshenshan (Gunung Dewa Api) di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, Cina tengah, Jumat, 20 Maret 2020. Tidak ada laporan kasus baru positif virus corona di Wuhan pada Sabtu, 21 Maret 2020, yang menandai hari keempat secara beruntun di episentrum wabah tersebut. (Xinhua/Wang Yuguo)

Seorang pasien yang dinyatakan sembuh, melakukan pelukan jarak jauh kepada staf medis sebelum meninggalkan Rumah Sakit Leishenshan di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, Cina, 18 Februari 2020. Untuk pertama kalinya Wuhan mencatatkan nol kasus pada hari Rabu, 18 Maret 2020, setelah berjuang berbulan-bulan melawan virus yang mematikan tersebut. (Xinhua/Gao Xiang)

Seorang pria bekerja di toko camilan miliknya di Distrik Xiling di Kota Yichang, Provinsi Hubei, Cina, 20 Maret 2020. Cina melaporkan 46 kasus virus korona baru pada hari Ahad, sementara kota Wuhan, mengumumkan akan melonggarkan kebijakan lockdown selama dua bulan dengan secara bertahap. (Xinhua/Cheng Min)

Seorang warga menjalani pemeriksaan suhu tubuh di sebuah area permukiman di Distrik Xiling di Kota Yichang, Provinsi Hubei, Cina, Sabtu, 20 Maret 2020. Warga diperbolehkan keluar-masuk area tempat tinggal mereka jika memenuhi syarat kesehatan dan memindai kode QR. (Xinhua/Cheng Min)

Sejumlah orang memesan makanan di sebuah toko camilan di salah satu koridor komersial di Distrik Xiling di Kota Yichang, Provinsi Hubei, Cina, Sabtu, 20 Maret 2020. Warga yang berada di luar juga akan diperbolehkan pulang dan juga warga non-lokal dapat meninggalkan Wuhan, dengan sejumlah persyaratan. (Xinhua/Cheng Min)

Seorang anak memangkas rambut di luar ruangan di Distrik Xiling di Kota Yichang, Provinsi Hubei, Cina, Sabtu 20 Maret 2020. Setelah berhasil mengendalikan Covid-19 di dalam negeri, Cina berupaya menangkal masuknya kembali virus tersebut dari orang-orang yang datang dari luar negeri. (Xinhua/Cheng Min)