Pekerja migran mencoba naik kereta yang penuh sesak dari jendela darurat, di Mumbai, India, 21 Maret 2020. Para pekerja berjejalan untuk pulang ke kampungnya menjelang penutupan sejumlah tempat usaha dan pemberhentian sarana transportasi. REUTERS/Prashant Waydande

Penumpang menaiki atap bus yang penuh sesak untuk kembali ke kampungnya sebelum dimulainya lockdown oleh pemerintah negara bagian Bengal Barat untuk membatasi penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19), di Kolkata, India, 23 Maret 2020. Sebelumnya India sempat melakukan "latihan" dengan melakukan lockdown selama 14 jam. REUTERS/Rupak De Chowdhuri

Buruh migran dan keluarga mereka naik kereta penumpang yang penuh sesak, saat akan diberlakukannya lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19), di Mumbai, India, 21 Maret 2020. Para pekerja informal memilih kembali ke kampungnya karena mulai kesulitan mencari nafkah. REUTERS/Prashant Waydande

Buruh migran dan keluarga mereka naik kereta penumpang yang penuh sesak, saat akan diberlakukannya lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19), di Mumbai, India, 21 Maret 2020. Negara dengan jumlah penduduk terbesar kedua di dunia ini akan "mengunci" warganya di rumah masing-masing. REUTERS/Prashant Waydande

Penumpang menaiki bus yang penuh sesak untuk kembali ke kampungnya sebelum dimulainya lockdown oleh pemerintah negara bagian Bengal Barat untuk membatasi penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19), di Kolkata, India, 23 Maret 2020. REUTERS/Rupak De Chowdhuri

Sejumlah orang menumpang truk untuk kembali ke kota dan desa mereka saat pemberlakuan lockdown oleh pihak berwenang untuk membatasi penyebaran penyakit coronavirus (COVID-19), di New Delhi, India, Senin, 23 Maret 2020. REUTERS/Adnan Abidi